Heboh, Video MBS Naik ke Atas Ka’bah Tuai Kecaman

- Februari 13, 2019
Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman (MBS) mengujungi Masjidil Haram pada Senin (12 Februari 2019). Kedatangan MBS dikawal ketat oleh pihak keamanan Arab Saudi. 

Bangunan Ka’bah dan area di sekitarnya dikosongkan dari para jamaah yang sedang melakukan umrah atau jamaah yang biasa shalat di Masjidil Haram.

Ketika sampai di Masjidil Haram, MBS melakukan tawaf di sekeliling Ka’bah dan mencium Hajar Aswad. Setelah itu, MBS masuk ke dalam bagunan Ka’bah dan melaksanakan shalat sunnah di sana. Ia juga menyempatkan diri untuk ikut membersihkan dinding Ka’bah.

Tak lama kemudian, MBS dan sejumlah pejabat kerajaan naik ke atas Ka’bah untuk beberapa saat, lalu kembali turun.

Media Arab Saudi memberitakan, kunjungan MBS tersebut adalah untuk memantau proyek perluasan Masjidil Haram.

Video tentang kunjungan MBS tersebut viral di media sosial Arab Saudi. Banyak komentar warganet yang mendukung dan tidak sedikit pula yang mengecam.

Salah satunya datang dari oposisi Arab Saudi, Dr. Muhammad Al-Mas’ari. Menurutnya, naik ke atas Ka’bah tidak pernah dilakukan oleh Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam, beliau hanya menyuruh Bilal bin Rabah untuk mengumandangkan azan.

Ketika ditanya oleh jurnalis Al-Jazeera, apakah sejarah pernah mencatat ada pejabat, raja, atau putra mahkota Arab Saudi yang naik ke atas Ka’bah, dia pun menjelaskannya.

“Setahu saya, tidak ada seorang pun dari dinasti Saud yang naik ke atas Ka’bah selain Muhammad bin Salman,” tuturnya.

Lebih lanjut, Al-Mas’ari menuturkan, perbuatan MBS tersebut tidak layak dilakukan dengan alasan apa pun.

“Jika alasannya adalah memantau proyek perluasan Masjidil Haram, seharusnya bisa menggunakan sarana lain seperti mesin derek (crane), pesawat nirawak (drone) atau cara lainnya,” terangnya.

Al-Mas’ari pun melontarkan kritik pedas kepada MBS.

“Menurut saya, yang dilakukan MBS adalah perbuatan bodoh dan itu hanya pencitraan,” tandasnya.

[Abu Syafiq/Fimadani]
Advertisement

1 komentar:

avatar

alasannya bisa di terima tak usah di besar besarkan...toh Kabah hanya kiblat umat islam bukan benda yg di sembah.. jadi insya Alloh tindakan MBS biasa aja


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search